Home > Traveling > ketekesu

ketekesu

Ketekesu, merupakan salah satu tempat yang paling banyak di datangi ketika turis darang ke Tana Toraja ini selain Londa. Merupakan salah satu tempat makam yang di buka untuk umum. Pemakaman yang ada di Toraja tergolong berbeda dengan adat-adat yang ada di Indonesia, bahkan di dunia. Maka tak heran jika Tana Toraja merupakan salah satu tujuan wisata bagi pada turis lokal maupun mancanegara.

Sebelum kristen masuk ke Tana Toraja ini, ada kepercayaan yang sudah ratusan tahun berada disini, yaitu kepercayaan “alotodolo”. Menurut cerita orang setempat, kepercayaan ini kemudian ber akulturasi dengan agama kristen yang di bawa oleh Belanda. Yang berbeda pada kepercayaan ini adalah, proses pemakamannya. Mereka (jasad) tidak di kubur atau di kremasi seperti agama dan kepercayaan yang lain, mereka di balsem untuk menjaga tetap awet dan kemudian di di petikan, lalu peti itu di letakan di tebing batu tempat seluruh keluarga mereka berkumpul.

Jika dalam di beberapa tempat lain jasad di makamkan paling lama ada yang sehari, seminggu atau sebulan, tapi berbeda disini. Ketika seseorang meninggal, jasadnya tidak langsung di makamkan, menunggu waktu yang tepat untuk di makamkan, lebih tepatnya dalam hal biaya, karena proses pemakaman di tempat ini sangatlah menelan biaya yang sangat besar. Ukuran besarnya semua pesta pemakaman, menandakan tingginya martabat atau derajat keluarga tersebut. Terutama ketika orang yang mempunyai kedudukan meninggal, dia (yang meninggal) tidak akan di makamkan jika pesta pemakamannya tidak besar dan megah. Maka tak heran jika kita menjumpai banyak orang yang sudah meninggal tidak langsung di makamkan, mereka (jasad) di balsem untuk tetap awet dan di letakan di salah satu ruangan pada tongkonan –rumah ada Tana Toraja- , mereka (jasad) di tempat itu bisa berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun menunggu waktu yang tepat untuk di makamkan.

Selain itu bila kita melihat makam mereka, kita akan melihat ada sebuah patung kayu, itu merupakan perwujudan mereka yang sudah di makamkan, patung kayu itu di letakan dekat makam tempat jasad-nya di kubur.

Bila di sebelah selatan Indonesia tempat yang paling banyak di kunjungi adalah Bali, maka jika di Sulawesi tempatnya adalah Tana Toraja.

About these ads
Categories: Traveling
  1. July 4, 2008 at 2:24 pm

    nice articel bro…great work…

    nb: crot!!!

  2. November 17, 2008 at 9:44 am

    tana toraja is the best

  3. November 17, 2008 at 9:46 am

    ku bangga jadi orang toraja

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: