Wawancara Reporter TV
Tergelitik tadi pagi (6/1/12) menonton salah satu tayangan berita oleh salah satu stasiun tv swasta yang menyiarkan tentang produksi dalam negeri yang sedang marak dibicarakan, mobil hasil karya siswa SMK yang menjadi mobil dinas Walikota Solo. Ketika itu reporter stasiun TV swasta tersebut mewawancarai Walikota Solo, kurang lebih potongan wawancaranya seperti ini :
Reporter TV : setelah menggunakan mobil hasil karya SMK bagaimana rasanya pak? Walikota Solo : nyaman, AC-nya dingin, kursinya empuk, larinya kencang. Reporter TV : yang kami dengar katanya suspensi-nya kurang bagus pak? Bagaimana itu? Walikota Solo : ya namanya segala sesuatu yang baru tidak ada yang sempurna, perlahan-lahan akan ada peningkatan disemua sisi.
Ada hal yang “menarik” pada wawancara tersebut, Reporter TV secara persuasif mengkonlusikan secara pesimis suatu berita tanpa bertanya kepada yang di wawancarai. Dalam hal ini terlihat ketidak netralan sang Reporter TV dalam menyiarkan suatu berita.
Tersenyum sendiri mendengar wawancara tersebut, kok bisa ya tayangan tesebut disebut siaran berita.
Setelah ini, sesuai dengan ciri khas bangsa Indonesia yang selalu ikut-ikutan dan tak mau kalah, akan lebih banyak lagi siaran dan pemberitaan tentang produk dalam negeri. Ya seperti saya ini…hehehe