Home > Obrolan Warung Kopi > outsourcing vs labors

outsourcing vs labors

Pada tanggal 1 Mei 2008 kemarin rakyat dunia merayakan hari buruh internasional. Pada hari itu para buruh dan LSM terkait merayakanya dengan melakukan demonstrasi yang ditujukan kepada pemerintah tentang kebijakan outsourcing dan system kontrak.

Para buruh di Indonesia mementang kebijakan pemerintah Indoensia yang memberlakukan kebijakan ini yang dirasa merugikan para buruh dan para pegawai dikarenakan para perusahaan lebih tidak menghargai para buruh dan pegawai dan hak-hak mereka tidak terpenuhi seperti tunjangan kesehatan, asuransi, dan tunjangan-tunjangan yang lain.

Bila kita melihat dari sudut pandang buruh dan pegawai memeng kebijakan ini sangat merugikan mereka karena selama mereka bekerja tidak ada rasa nyaman yang diberikan perusahaan dan selalu dihantui perasaan bahwa setiap saat mereka bisa saja di berhentikan. Tapi amat berbeda bila melihat dari kacamata manajemen perusahaan, kebijakan ini sangat membantu mereka terutama terkait masalah beban yang di tanggung perusahaan, perusahaan bisa memangkas anggaran mereka hingga berlipat-lipat. Maka tak heran perusahaan sangat mendukung kebijakan ini.

Tapi di antara itu semua ada masalah utama yang sedikit membingungkan yang terjadi di Indonesia dan tentu saja membuat miris banyak orang. Para buruh yang berlaku sebagai demonstran tidak bersatu padu untuk menentang kebijakan ini. Sebagai contoh, di Jakarta saja para buruh berdemonstrasi di berbagai tempat yang berbeda seperti di Istana Negara, Bundaran HI, Lapangan Banteng, dan yang lainnya. Kejadian ini sedikit mempertanyakan, apakah para buruh di Indonesia memang menentang hal yang satu dan yang sama, kalau ya kenapa mesti berpencar. Perbedaan ini memperlihatkan bahwa para organisasi buaruh di Indonesia kurang berkoordinasi satu sama lain dan lebih mementingkan kepentingan kelompoknya saja. Entah ini disengaja yang memang diharapkan seperti itu atau memang kurangnya koordinasi antar organisasi. Memang agak berbeda bila kita melihat teman-teman buruh di luar negara kita, mereka melakukan demonstrasi terpusat sehingga jumlah para demonstran bisa mencapai puluhan ribu.


Categories: Obrolan Warung Kopi
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: