Home > Lainnya > malam tak lagi indah (cerpen)

malam tak lagi indah (cerpen)

Malam itu ku terjaga dari tidurku, entah sudah berapa hari aku merasa seperti ini. Seperti ada yang mengawasi, memberitahuku untuk melakukan hal-hal yang sebelumnya belum pernah aku lakukan sebelumnya.

Memang aku mengenalnya beberapa bulan lalu, tak banyak kata yang kuucapkan ketika bersamanya. Mulut seakan terkunci untuk mengatakan hal yang indah tentangnya, takut untuk berbuat salah yang akan mengacaukan segalanya. Berawal dari kekaguman, kemudian simpati dan yang terakhir adalah cinta membuat diriku seakan-akan berbeda ketika bersamanya,

Hampir setiap malam ku membayangkan dirinya, tak kuasa untuk berpisah walau hanya semalam, segala kesibukan yang ku lakukan tetap tak bisa membuat diriku terlepas dari bayangnya.

* * *

Ku teringat ketika pertama kali berkenalan dengannya,

“Andri”, kataku kepadanya
“Rahmawati”, balasnya

Entah kata-kata apa lagi yang kuucapkan kepadanya, aku serasa seperti orang yang kehabisan akal. Memang aneh ternyata ketika diriku terpukau pada pandangan pertama. Kalau boleh jujur, ini merupakan hal pertama kali kurasakan. Kepercayaan diri yang sebelumnya sudah terbentuk, hilang begitu saja.

Ku bertemu dengannya di sebuah pameran buku di Bandung, wow sangat klasik sekali, yes it does. Aku di kenalkan dengannya oleh seorang sahabatku,

“duh gw tuh kasian ngeliat lo, kok sepertinya ga ada yang ngurusin lo, semakin hari malah semakin kusut aja”,
“wah ini mah emang uda dari sananya, plus lagi ngerjain skripsi pula”,
“halah, itu mah alasan lo doang, dasar cowo”,
“ya terserah lo deh”,
“ya uda, gini aja, gw kenalin lo ama temen gw, selain cantik plus manis, baik banget orangnya”,
Awalnya aku tak tertarik, maka ku membalas,
“ntar aja deh, gw lagi males nih, pusing gila mikirin skripsi gw”,
“ayo dong, gw uda janji ama temen gw”,
“jangan sekarang deh, gw lagi males nih”,
“ayo dong…..jadi ya, ntar gw kabarin
lagi,ok”,
“haaah…seperti biasa….”,

Percuma berdebat dengannya, pasti diriku selalu kalah.

Hari itu keseluruhan berlangsung kurang lancar menurutku, aku cenderung pendiam ketika bersamanya, i’m completely different person that time. Tak ada kesan istimewa diriku yang tertinggal pada moment itu. “what a loosy guy”. Aku tak berharap banyak setelah hari itu. Life goes on.

On the next day, my friend called me,

“how are u”,
“fine”,
“was what it yesterday, doing well”,
“i don’t think so”,
“what….emang lo ngomong apa aja?”,
“i don’t know, i forget, ok”,
“did u have her number”,
“nope”,
“huh….what a guy, ok… i call u later, bye…”,
“bye”,

Hari-hari berikutnya aku kembali kedalam rutinitas kesibukanku mengerjakan skripsi. Seminggu kemudian sahabatku menghubungiku kembali,

“hey, jadi mao minjem buku gw ga..??”,
“jadi ..lah”,
“ya uda, ambil di tempat kerja gw ya, besok malem, ok?”,
“ok, c u”,

Agak aneh memang, ketika otakku harus bekerja ekstra keras untuk mengerjakan skripsi ini malah hal itu tidak terjadi, makanya aku butuh semacam inspirasi.

Esok malamnya ku datang ke tempat kerjanya, di sebuah library caffee di sekitar daerah Dipati Ukur. Ketiak ku masuk, aku tak menemukan dia, malah bertemu seseorang yang lain, rahmawati.

“dasar, ini pasti kerjaannya dia”, pikirku
“halo rahma, apa kabar”, ucapku memulai percakapan
“kabar baik, kamu sendiri?”,
“baik juga, lihat si chacha..?”,
“lagi ganti baju kalo ga salah, tungguin aja”,
“ok”,

Selanjutnya aku terlibat percakapannya dengannya, dan ternyata seru juga ngobrol dengannya. Kemudian chacha datang, setelah ngobrol dengannya sebentar aku pamit pulang, tapi kali ini aku tak lupa untuk meminta nomer telpon si rahma.hehe.

Yes, i did it…

* * *

Many times i dialled her number, no answer i have. What a pity boy. I always try to think positive,

“maybe she is busy”, that was i thought.

I wish i can meet her soon, to se her face, to see her smile, to hear her laugh. I wanna hold her hand as long as i can and teel her how much i love her.

When that day come, i feel heaven is next to me.

Categories: Lainnya
  1. July 4, 2008 at 2:27 pm

    haaayaaaaaa…

    ikut2an gw,,lo jadi romantis2an gitu…padahal….

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: