Home > Iseng > Sarjana Cum Laude

Sarjana Cum Laude

Pada setiap perhelatan wisuda di masing-masing kampus, rektor selalu berbicara “semoga lulusan kampus ini bisa cepat berkarya di bidangnya masing-masing dan selamat datang di dunia nyata”. Ya mungkin tidak sama seperti itu, tapi intinya sama saja. Setelah itu kita akan mendengar tepuk tangan yang meriah dari para wisudawan dan wisudawati. Lalu berikut apakah mereka-mereka ini (wisudawan) sudah siap menghadapi kenyataan yang ada dan seperti apa sih lulusan yang baik di mata perusahaan.

Apakah mereka yang lulus dengan IPK tinggi dan di tunjang dengan riwayat organisasi yang panjang sehingga CV mereka kirmkan selalu berlembar-lembar dan penuh dengan berbagai aktivitas kampus yang mereka lakukan. Pasti akan banyak yang menjawab tidak sepenuhnya benar. Dalam beberapa hal IPK tinggi menunjang proses mencari kerja, tapi lebih kurang hanya sebatas hal proses mencari kerja, tapi lebih kurang hanya sebatas proses administasi awal saja selebihnya tunggu dulu, ternyata pada kenyataannya tidak seperti itu. Sebagai Contoh nyata, (lumayan) banyak dari teman saya ketika lulus memgang predikat cum laude tapi hingga kini masih tidak sesuai dengan apa yang mereka harapkan dan mungkin belum waktunya (memang sih roda nasib terus berputar).

Kembali berputar kebelakang, untuk menjadi lulusan yang siap tempur maka harus di lihat proses semasa perkuliahan. Banyak orang berkata, ciri-ciri mahasiswa yang baik adalah:

1. Rajin kuliah dan hadir tepat waktu
2. Selalu mencatat ada yang dosen terangkan
3. Selalu mengerjakan tugas dan tepat waktu mengumpulkan
4. Tidak pernah/ jarang mengulang mata kuliah
5. dan lain-lain

Tapi apakah bila hal di atas dikerjakan akan menjamin kualitas suatu lulusan, tidak juga. Dalam hal ini saya bukan memberikan pernyataan bahwa untuk tidak melakukan point-point di atas.

Seseorang pernah berkata pada saya, sebetulnya sosok yang dicari oleh perusahaan adalah seseorang yang mempunyai nilai lebih di bandingkan orang lain bukan hanya berdasarkan nilai dari selembar kertas yang bernama ijazah, maka tak heran jika banyak lulusan universitas yang memegang predikat cum laude agak susah mencari pekerjaan, karena banyak dari mereka tidak mempunyai niai “tambah” sebagai seorang lulusan. Niai tambah/ lebih bukan berarti nilai yang ada di ijazah itu “A” semuanya, tapi justru nilai yang dimiliki di luar ijazah, seperti kecakapan bahasa asing, penguasaan dunia komputer dan internet, wawasan yang luas, dan itu merupakan bagian dari softskill.

Mengapa saya berani mengatakan bahwa banyak para lulusan cum laude tidak mempunyai nilai lebih:

– Banyak dari mereka ketika kuliah hanya menjalankan rutinitas kuliah saja
– Merasa nilai kuliah adalah segala-galanya, sehingga jarang ingin mencoba hal baru di luar kuliah
– Jarang mengikuti organisasi di kampusnya
– Jarang bersosialisasi

Melihat kenyataan seperti ini, maka tak heran jika mereka itu sangatlah pintar di kelas, tapi terkadang buta akan hal-hal yang ada di sekeliling mereka walaupun itu terlihat sepele tapi sangatlah berguna untuk masa mendatang.

Kembali ke permasalahan utama, saya berkata seperti ini bukan untuk menghakimi seseorang tapi lebih memandang kenyataan yang ada. Bukan berarti menjadi cum laude itu tidak baik dan tidak berhasil. Malah kalau menurut saya menjadi cum laude itu harus dan bahkan banyak teman-teman kita yang lulus dengan predikat itu juga berhasil di bidangnya, tapi tentu saja tidak melupakan skill-skill yang lain.

hidup itu bukan hanya di tentukan berdasarkan nilai di atas kertas, ada juga nilai-nilai lain yang tidak bisa di ukur dengan angka.

Categories: Iseng
  1. Fanni
    August 31, 2008 at 11:03 am

    ciri2 mahasiswa yang baik…???? kayaknya nggak tercermin di diri lw ya,meng…wakakakak…kapan ke bandung lagi dunk…kangen niy….

  2. September 4, 2008 at 4:56 pm

    meng IPK saya 3.4
    aktif organisasi

    tapi ga keterima kerja dimana2
    gimana dong๐Ÿ˜€

  3. kinko
    September 5, 2008 at 10:43 am

    @ agah
    pertama, km kan ga cum laude (ipk 3.4)
    kedua, km kan dari awal emang niatnya ga gawe tapi bisnis.
    ketiga, km ga termasuk orang yg di atas kok

    hehe…๐Ÿ˜€

  4. kinko
    September 5, 2008 at 10:45 am

    @ fanni
    wah jagan di tanya fan, gw ga da di antara yg di atas itu๐Ÿ˜€
    gw ke bandung kok, santay

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: