Home > Storytelling > Un-expected in Bali

Un-expected in Bali

Sungguh luar biasa Bali bagi banyak orang, sebutan pulau dewata memang cocok untuk mereka. Pusat segala macam wisata ada di Bali, bagi yang ingin berbulan madu, mencari ukir-ukiran, berjemur di pantai, liburan keluarga atau rombongan, wisata seni, wisata budaya atau hanya sekedar jalan-jalan saja. Why is it called the amazing Bali. Tapi saat ini aku tidak menceritakan tentang keindahan wisata Bali, tapi sesuatu yang lain.

Pada kunjunganku ke Bali kali ini, Senin lalu 4 hari menjelang hari raya Idul Fitri, sungguh mengejutkan, ternyata ada 2 teman dekatku pada waktu kuliah sedang di Bali. Yang pertama bernama Anugrah Perdana atau Agah, dia ternyata pindah ke Bali dan baru menetap selama 2 bulan disana bersama istrinya meneruskan bisnis keluarganya dengan memulai me-manage cabang yang ada di Denpasar ini. Temanku yang satu ini memang tergolong entrepreneur sejati, memulai bisnisnya semenjak dari SMA, ketika kuliah mulai mengembangkannya dengan system yang lebih professional dan hingga lulus tidak ada niat sedetik-pun untuk melamar pekerjaan untuk menjadi seorang pegawai.

Yang kedua bernama Ficky Yoga, status, menikah mempunyai anak 1, bekerja di industri telekomunikasi dan saat ini sedang dicoba oleh Allah dengan menempatkannya di kota Kupang, Nusa Tenggara Timur dan berada jauh dengan istri dan anaknya. Yang satu ini sangat pintar tak jauh berbeda dengan Anugrah, ketika kuliah urusan nilai tidak perlu di pertanyakan pasti mendapat nilai yang paling bagus.

Malam itu aku di jemput Agah untuk makan bersama, sudah setahun lebih aku tak berjumpa dengannya terakhir pada saat dia menikah. Di perjalanan kami bercerita banyak mengejer hal-hal dan berita yang tertinggal selama setahun lebih tapi malam ini dia kurang fit karena 2 hari yang lalu sakit. Tak lama kemudian sampailah kami di salah satu rumah makan, (maaf saya kurang tahu daerahnya), sengaja kami pilih rumah makan itu karena teman kami yang satu lagi sedang menghadiri acara di rumah makan tersebut sehingga aku dan Agah makan disana sekaligus menunggu si Ficky menyelesaikan acaranya.

Tak lama kemudian Ficky-pun bergabung, pembicaraan semakin hangat dan tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 10 malam, kami menuju toko Agah untuk menutup toko tersebut. Sambil menunggu Agah menutup toko, aku dan Ficky menyambung pembicaraan kami diluar dan sesekali agah-pun bergabung bersama kami. Karena di antara kami bertiga yang mempunyai jam malam saat itu adalah Agah mau tak mau kami tidak bisa berlama-lama, sambil mengantar Ficky menuju hotelnya di daerah Kuta kami meneruskan obrolan kami di mobil.

Dulu kami bertiga sempat mempunyai satu niatan untuk mempunyai usaha bersama ketika awal kuliah, tapi di karenakan kesibukan dan prioritas masing-masing hal tersebut tidak pernah terlaksana. Dan yang akhirnya yang benar-benar menjadi entrepreneur adalah si Agah. Diantara kami bertiga yang mempunyai darah seorang entrepreneur adalah Agah dan Ficky, mereka mendapatkannya dari ayah mereka. Satu hal yang lagi yang kami anggap lucu adalah ketika waktu kelulusan (wisuda), kami baru sadar ternyata laki-laki di kelas kami ada 3 orang yang di wisuda dan tiga-tiga adalah kami dan 3 tahun kemudian ketika kami bisa berkumpul kami-pun berkumpul bukan di almamater kami, bukan pula Bandung, dan tentu bukan pula di pulau Jawa tidak pula dengan kondisi yang sama, but totally in different status and condition.

Kami bertiga berkumpul, dalam keadaan yang berbeda, mempunyai satus yang berbeda, tapi tetap mempunyai impian yang sama, “suskes di bidangnya masing-masing”. Kami berjanji untuk berkumpul kembali dan hope that will be in the same year.

gambar di ambil dari sini

Categories: Storytelling
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: