Home > Storytelling > Our Milestone

Our Milestone

Suatu minggu pagi yang cerah, dan sangat cocok untuk bermalas-malasan aku menyalakan YM (Yahoo Messanger) –ku. Tiba-tiba saja ada IM (Instant Message) datang dari seorang teman SMA, dia menanyakan kabar dan sedang berada dimana, katanya: “kok jarang online sekarang?”. Memang, sudah beberapa bulan kebelakang aku memang jarang sekali online, dan kalaupun online lebih memilih status invisible. Ya terkadang kita jemu juga dengan koneksi yang ada.

Temanku itu bertanya, bagaimana rasanya tinggal diluar pulau Jawa untuk hidup. Memang selama lebih dari 20 tahun temanku ini selalu tinggal di Jawa, khususnya di kota Jakarta dan keluar Jawa-pun hanya sebatas liburan dan pastinya Bali pernah dikunjunginya.  Aku kembali bertanya kenapa/ apa alasannya ingin tinggal diluar Jawa, dia menjawab, untuk ganti suasana, refreshing dan berpikir juga ingin hidup dikota yang tidak pernah dia pikirkan sebelumnya.

* * * * *

Ada beberapa temanku yang menanyakan hal serupa seperti diatas, mereka ingin mencoba peruntungan diluar kota, diluar pulau dangan alasana yang beragam tapi yang paling banyak adalah bosan dengan kota, lingkungan yang ada, dengan segala hiruk pikuk di kota tersebut. Serta ada juga yang ingin merasakan pengalaman berbeda dengan apa yang ia dapat selama ini.

Kota yang dituju untuk di tinggali saat ini tak pernah ada dalam bayanganku, Tuhan telah menentukan sebuah titik dimana ak harus tinggal, sering kali kita bertanya dalam hati: “kenapa harus aku yang berada disini”. Tapi Tuhan punya rencana lain yang tidak pernah kita ketahui dan kita harus mencari jawabannya sendiri.  Pernah ada seorang teman perjalananku berkata : “kita harus bersyukur dimana pun kita berada, ada kalanya kita ingin mencari rejeki dikota yang kita inginkan, tapi ternyata rejeki kita ada di kota lain. Belum tentu jika kita memaksakan hidup dan mencari rejeki di kota yang kita inginkan akan mendapatkan sama atau bahkan lebih dari yang kita dapat saat ini.”

Sudah lebih dari 9 tahun aku hidup sendiri (tidak dirumah) dan sudah lebih dari 7 tahun aku hidup diluar kota dari kota tempat tinggal orang tuaku berada. Banyak ragam perjalanan kulalui, dan selamanya manis dan tidak selamanya pahit. Tuhan telah memberikanku sebuah kehidupan yang penuh makna dalam 25 tahun lebih dari usiaku saat ini. Hidup di kota orang tidak selama menakutkan tapi tidak juga selamanya menyenangkan, selalu ada warna-warni dalam setiap  harinya, warna hitam, warna putih hingga warna abu-abu.

Banyak yang harus kusyukuri hingga saat ini, tapi sering aku melupakannya, lupa akan semua yang telah Dia berikan kepadaku. Aku telah mendapatkan banyak hal yang tidak bisa dibeli oleh uang, pengalaman yang sangat berharga yang belum tentu orang lain punya. Walaupun sering kita mengecewakan-Nya, sering meragukan bahwa keadaanku saat ini memang benar kehendak-Nya.

Jujur, cukup lama aku belajar untuk bisa menerima bahwa aku memang harus berada pada titik ini. Terus belajar untuk mencari jawaban bahwa apa yang aku harus cari disini dan belum saatnya aku untuk pergi, tak terhitung berapa malam ku terus merenung. Tapi setelah kutemukan ternyata semua itu sangatlah indah.

Semua hal yang ada didunia bukanlah kita yang menentukan, manusia hanya bisa berusaha untuk menjadi yang lebih baik🙂

Our milestone is never as we are expected. But it made us like who we are now.

 

gambar diambil dari sini
Categories: Storytelling
  1. dhypnoz
    March 14, 2011 at 7:31 am

    life is an adventure, Pak
    so, enjoy your life ^_^

    • Hilman
      March 14, 2011 at 8:13 am

      yup, your right🙂
      mon voyage

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: