Home > Traveling > House of Sampoerna

House of Sampoerna

Pada Oktober 2010, berarti tahun lalu saya menyempatkan diri untuk mengunjungi kota Surabaya, sudah beberapa kali aku transit disini tapi belum pernah melihat kotanya. Karena perjalanan dari kota Mataram mengharusnya pesawat transit di Surabaya maka saya mencoba untuk menginap 1 malam disini dan esok malam baru melanjutkan perjalanan ke Makassar.

Sabtu siang itu saya tertarik untuk mengunjungi museum rokok, yaitu House of Sampoerna yang berada di Taman Sampoerna 6, Surabaya. Beruntung kunjungan saya pertama kali ke Surabaya di temani seorang teman, sehingga tidak perlu bersusah payah mencari trayek bus😀

Bangunan luar tampak mengesankan, bangunan lama dengan arsitektur Belanda yang di bangun pada tahun 1862. Ketika masuk kedalam bangunan saya langsung di sambut oleh bau cengkeh dan tembakau yang menusuk hidung, jadi bagi anda sekalian yang tidak tahan bau rokok dianjurkan membawa sapu tangan untuk menutup hidung. Di bagian dalam ruangan di pajang foto-foto keluarga Sampoerna, kliping berita tempo doeloe, barang-barang antik sebagai bukti perjuangan keluarga sampoerna dalam menjalani bisnis-nya.

Dilantai 2, kami tidak boleh mengambil gambar. Disana merupakan tempat penjualan merchandise Sampoerna, dan yang paling mengesankan adalah bisa melihat tempat para pekerja yang sedang mem-produksi rokok kretek, tapi karena sudah Sabtu siang tidak ada pekerja yang masuk. Menurut info, buruh yang rata-rata wanita tersebut dalam 1 jam dapat melinting 300an batang rokok.

Tak hanya museum, disini juga terdapat restoran dengan gaya tempo doeloe dan galery yang terletak dibelakang restoran. Yang saya suka adalah, kita bisa jalan-jalan keliling kota Surabaya dengan bis Surabaya Heritage yang disediakan cuma-cuma oleh Sampoerna, untuk jadwalnya bisa dilihat di web resminya.

Salute for Sampoerna, berharap semua museum di Indonesia bisa meniru. Save our heritage🙂

Note:

  1. Karena berada di kota, tidak perlu mempersiapkan sesuatu yang khusus.
  2. Bila tidak ingin repot, dianjurkan menggunakan taksi menuju tempat ini.


Categories: Traveling
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: