Home > Obrolan Warung Kopi > Serba Serbi Naik Pesawat

Serba Serbi Naik Pesawat

Bepergian naik pesawat merupakan pengalaman yang unik pada setiap kesempatannya, selalu ada kesan tersendiri yang berbeda . Karena pada setiap penerbangan kita bisa melihat peristiwa menarik bila dicermati dan tentu saja perilaku manusia dengan berbagai macam gaya.

Pesawat sering di identikan dengan transportasi kelas atas, harus yang beduit yang bisa naik ini. karena secara biaya memang tarif untuk penumpang transportasi udara lebih tinggi dibandingkan dengan transportasi darat serta laut. Salah satu penyebabnya adalah tingkat invetasi yang besar dan biaya operasional serta maintenance juga tinggi. Seiring waktu pilihan masyarakat untk menggunakan jalur udara meningkat dikarenakan faktor waktu dan tarif yang semakin turun

Dengan itu semakin banyak yang memilih jalur pesawat, berdampak pada  situasi bandara yang semakin ramai oleh calon penumpang dan pengantar, dan semakin beragam kelas masyarakat yang naik pesawat. Dari wisatawan, pebisnis, karyawan, mahasiswa, perantau, hingga pemudik yang hendak pulang kampung.

Yang membedakan pesawat dan transportasi lainnnya khususnya darat adalah jadwal yang sudah ter-schedule (aneh pilihan katanya😀 ), sistem informasi yang jelas dari pemesanan tiket yang bisa dibeli secara online, sistem bagasi, sistem kontroling udara sehingga diperlukan manajemen waktu agar semuanya bisa berjalan sesuai jadwal. Dan itu berlaku juga untuk calon penumpang, contohnya setiap penumpang harus hadir min 1 jam sebelumnya sebelum waktu take off untuk proses check in, borading, dan beberapa prosedural yang harus diikuti sebelum kita bisa menaiki pesawat.

Menarik bila kita cermati prosedur-prosedur selama kita menjadi penumpang pesawat, karena kita bisa melihat kejadian menarik, karakter seseorang yang mungkin kita bisa ambil hikmahnya:

1. Pemeriksaaan Tiket Masuk,  pemerikasaan dilakukan oleh perugas bandara, hal menarik adalah antri, banyak yang belum sadar akan proses antri, banyak yang langsung menorobos untuk bisa langsung masuk, selain itu banyaknya pengantar disekitar tempat pemeriksaan tiket sehingga calon penumpang yang ingin masuk menjadi terhambat

2. Proses scan barang, setelah melewati pemeriksaan tiket, lanjut untuk scan barang. Ternyata masih banyak yang susah antri, selain itu yang paling membuat kesal adalah banyak yang sering meninggalkan trolley begitu saja setelah selesai memindahkan barangnya ke mesin scan sehingga calon penumpang yang lain khsusunya yang berada dibelakangnya menjadi terhambat. Unik di Indonesia, banyak sekali calon penumpang yang tidak memasukan Handphone-nya kedalam mesin scan dan dibiarkan oleh petugas bandara sehingga calon penumpang berpikir itu adalah hal yang lumrah. Hhmm… berarti handphone masih menjadi barang yang tidak dicurigai bila terjadi sesuatu.

3. Proses Check in, mengantri sering kali tidak teratur dan yang benar-benar mengesalkan adalah ketika selesai memasukan barang kedalam bagasi mereka meninggalkan trolley begitu saja seakan-akan menjadi hal yang lumrah.

4. Pembayaran Airport Tax, jarang menjadi kendala, karena pada saat ini calon penumpang lebih santay karena proses check in telah selesai.

5. Masuk Boarding Room, sama seperti point sebelumnya, jarang ada kendala. Point minus kembali ketika proses scan barang, masih jarang handphone itu masuk kedalam mesin scan, tapi ini hanya terjadi dibeberapa bandara saja.

6. Cek Boarding Pass, pemerikasaan tiket untuk naik pesawat yang dilakukan oleh petugas maskapai Antri kembali menjadi hal yang susah dilakukan, para penumpang berlomba-lomba ingin masuk duluan agar bisa dengan leluasa menaruh barang dan menghindari antri yang panjang. Sayang sekali pada point ini petugas maskapai tidak melakukan cek barang bawaan yang dimasukan kedalan cabins, sering dilihat bahwa banyak penumpang yang mambawa barang bawaannya kedalam cabin.

7. Naik Bus (tidak setiap saat), hanya ketika pesawat berada jauh. Ketika naik bus dari bandara menuju pesawat sering penumpang berdiri di dekat pintu sehingga menghambat penumpang lain yang ingin naik juga, alasan mereka adalah cepat turun agar bisa cepat naik ke pesawat.

8. Masuk Pesawat, disinilah yang paling menarik. Antri lagi-lagi menjadi problem, tapi ketika sudah ada dipesawat kita dipaksa antri karena jalurnya diantara bangkun memang hanya muat untuk 1 orang. sering juga ketika salah satu penumpang ingin menaruh koper atau tas di cabin pesawat, karena tak sabar penumpang yang dibelakangnya dengan tidak sabar langsung menerobos.

Selain itu disini kita bisa liat cukup banyak penumpang yang membawa banyak sekali barang bawaan ke dalam cabin, padahal barang tersebut harus di bagasi. Sering kali alasan penumpang adalah jika dimasukan bagasi cukup memakan waktu untuk proses pengambilannya, itu bisa di maklumi, terkadang penulis juga membawa 1 koper kecil dan 1 tas ke cabin. Tapi dengan alasan juga mereka akhirnya menambahkan tas-tas yang lain, membawa 3-4 tas jinjing cukup besar, tapi yang paling saya heran adalah ada yang membawa bedcover kedalam cabin, padahal ukuran bedcover cukup besar dan bukanlah barang yang mudah pecah. Paling unik adalah perjalan dari Bali karena dapat dipastikan cabin pasti full karena penumpang membawa oleh-olehnya ke cabin.

*  *  *

Dampak dari banyaknya semakin banyaknya yg memakai jalur transportasi udara harus dibarengi oleh peningkatan fasilitas, terutama adalah kapasitas bandara. Untuk kota Jakarta, saat ini sudah ada rencana pembangunan untuk perluasan bandara Soekarno-Hatta, saat ini bila kita perhatikan, semakin lama bandara Soekarno-Hatta khususnya terminal 1 semakin mirip terminal bus antar kota. Tak hanya ramai, tapi etika calon penumpang dan yang mengantar tidak layak. Antri adalah hal tersulit dilakukan oleh banyak masyarakat indonesia, tak peduli dia mempunyai gelar sarjana, master, punya mobil mercy, BMW atau jaguar tetap saja perilaku-nya minus ketika ia tidak bisa mengantri. Ini juga berlaku untuk penulis yang terkadang enggan mengantri.

Mari budayakan antri, sebagai cerminan masyarakat yang ramah dan sebagai calon bangsa yang maju🙂

  1. April 1, 2012 at 8:12 am

    memang betul setiap perjanalan naik pesawat memberikan pengalaman tersendiri. Mlai dari jet lag sampai dengan delay yang menyebalkan.. salam kenal..

    • Hilman
      July 24, 2012 at 12:44 am

      Salam kenal juga🙂

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: